Resmi : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Tempati Kampus Baru

img_7610

Suasana kegembiraan hari ini tengah menyelimuti segenap pegawai, dosen, dan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari bersejarah bagi kita, karena pada hari ini, Rabu 06 April 2016 Menteri Agama RI, Bapak Lukman Hakim Saifuddin berkenan meresmikan Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berlokasi di Jl. Syech Nawawi Al-Bantani berdekatan dengan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Gedung FTK adalah bagian kecil dari mimpi besar mewujudkan kawasan kampus Islam terpadu di Banten, dengan luas lahan 49 ha, terletak di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Banten berhadapan dengan kantor gubernur akan dibangun 9 Fakultas lagi, termasuk sarana penunjang akademik dan pusat bisnis menuju kemandirian pendidikan tinggi.

Selain Menteri Agama, acara peresmian ini juga dihadiri oleh Gubernur Banten, yang dalam hal ini diwakili oleh ASDA II bidang Pembangunan dan Kesra, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Bapak H. Agus Salim, Bapak Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, M.A selaku Dirjen Diktis Kementerian Agama RI, Bapak Drs. H. Ahmad Taufik Nuriman, M.A selaku Ketua Umum Ikatan Alumni IAIN Banten. Hadir juga pada kesempatan kali ini, para alim ulama, MUI Pusat dan Provinsi, Wakapolda Provinsi Banten, dan juga para guru besar.
Dalam amanatnya, Bapak Menteri Agama RI berpesan kepada seluruh civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan agar menjadikan kampus ini sebagai kawah candradimuka yang menghasilkan lulusan berdayasaing lokal, regional, dan internasional. Mampu berkiprah tidak hanya di tingkat lokal kedaerahan saja. Namun juga di pentas nasional dan internasional dengan tetap membawa ciri khas kedaerahan di Banten. Beliau juga berharap bahwa IAIN mampu menghasilkan lulusan-lulusan dengan pemikiran keislaman yang moderat dan anti kekerasan, di sinilah seharusnya lahir pemikir-pemikir Islam yang mencerahan dan mendamaikan.

Akhirnya, peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Menteri Agama yang disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir dan terdokumentasi sebagai pengingat dalam sejarah.

“Dulu ayahnya, pak Saefudin Juhri pada tahun 1962. Sekarang putranya Lukman Hakim Saefuddin pada tahun 2016. Masya a Allahhhh…. Itulah indahnya takdir. Terimakasih Pak Menteri Agama. Sudah istimewa. Pertamakali di Indonesia, ayah dan putranya meresmikan IAIN Banten”, begitu ucapan yang muncul dari salah seorang peserta yang hadir dalam peresmian ini. Sebuah kenyataan yang sebelumnya tidak disadari oleh Bapak Lukman Hakim sendiri. Tidak ada yang kebetulan. Semuanya pasti mengandung hikmah dan menyiratkan sebuah keistimewaan bagi institusi kita ini. Selamat! Sukses! Dan selamat bertransformasi menjadi UIN!

Share